• Integer vitae nulla!

    Booker T. Washington

    I think I began learning long ago that those who are happiest are those who do the most for others

  • Suspendisse neque tellus

    Albert Einstein

    The significant problems we face cannot be solved at the same level of thinking we were at when we created them

  • Curabitur faucibus

    Napoleon Hill

    All achievements, all earned riches, have their beginning in an idea

Tampilkan postingan dengan label Opinion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opinion. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Juli 2011

Banyak yang harus dilakukan untuk Disaster Recovery di Asia / Pasifik – Survey IDC


Dalam sebuah survei terbaru di seluruh Asia / Pasifik pasar, IDC menemukan bahwa kurang dari sepertiga organisasi yang diwawancarai akan dapat memulihkan lebih dari 50 persen dari aplikasi mereka secara real-time harus mogok bencana. Ini berarti sebagian besar organisasi akan memiliki kurang dari setengah dari sistem mereka berjalan pada saat terjadi bencana. 

"Mengingat peristiwa bencana terakhir di wilayah tersebut, pertanyaan kita dibiarkan dengan : Teknologi informasi seperti menjadi bagian penting dari hari-hari kehidupan kita, apakah  tingkat ketersediaan yang memadai, bukan hanya untuk organisasi-organisasi yang menanggapi 
survei ini, tetapi untuk yang lain juga, untuk mempertahankan operasi sehari-hari yang normal ? Ambil contoh dari dua pemadaman besar yang terjadi pada 2010 di seluruh wilayah. Sistem DBS Bank Singapura offline untuk 7 jam pada bulan Juli 2010 dan Penerbangan Australia, Virgin Blue, keluar dari masalah itu lebih lama pada bulan September 2010. Meskipun jelas dampak untuk setiap bisnis ini sebagai hasil dari pemadaman, yang lebih penting adalah dampak ke ribuan pelanggan yang masing-masing bisnis ini telah, "Simon Piff, Direktur Program, Enterprise Infrastructure, Practise Grup, IDC Asia / Pasifik. 


Fair-nya adalah, jika perusahaan penerbangan dan bank-bank mampu mengembalikan sistem utama mereka secara real-time, mungkin masalah ini tidak separah seperti yang muncul. Kenyataannya adalah, mengingatkan sebuah pertanyaan mengenai bahwa dalam dunia saat ini di mana hampir semua orang dan segala sesuatu, terutama di sektor komersial, sekarang beroperasi di lingkungan 24x7x365, apakah tingkat ketersediaan yang dapat diterima? 



Analisis lebih lanjut dari survei ini menunjukkan bahwa hanya 11% responden akan mampu mengembalikan setiap sistem mereka secara real-time. Dengan responden yang diambil dari banyak industri, ada kemungkinan bahwa untuk beberapa dari mereka, sistem TI mereka dibutuhkan sebagai kritis yang lain. Dan jelas akan ada beberapa dampak keuangan untuk organisasi-organisasi ini, bahkan jika sistem yang offline untuk waktu yang singkat, terutama jika titik-waktu adalah satu penting untuk sistem tersebut untuk beroperasi. 

Untuk mengatasi masalah tersebut, banyak pemerintah di seluruh wilayah ini telah mengeluarkan semacam pedoman untuk memastikan jenis jika pemadaman terjadi kurang dan kurang sering. Otoritas Moneter Singapura, misalnya, telah mengamanatkan bahwa 4 jam adalah toleransi maksimum dari server TI yang dapat offline.  Sayangnya DBS melebihi toleransi ini dan pasti ada penalti karena hal tersebut. IDC menyarankan pemerintah untuk berbuat lebih banyak di daerah-daerah dimana akses ke sistem TI merupakan kritikal, tidak hanya untuk organisasi yang memiliki dan mengelola mereka, tetapi juga mempertimbangkan para pelanggan yang dipengaruhi oleh sistem ini. 

Informasi lebih lanjut tentang survei dan lainnya kshususnya tentang kekhawatiran manajemen tentang hal diatas, akan dibahas dalam IDC Asia / Pasific ICT mendatang pada Transformative ICT Conference 2011.  Acara ini merupakan topik panas, meliputi 13 kota besar di Asia / Pasifik, dengan fokus tema "Thinking Differently Amidst The Hype".

Selasa, 11 Januari 2011

Sekali Lagi Tentang Blackberry

Blackberry (diterjemahkan dari Brombeere, nama buah semacam strawberry) adalah sejenis smartphone yang khusus dipakai untuk menulis, mengirim, dan membaca email. Blackberry dibuat oleh Research in Motion, sebuah perusahaan di Kanada, sebagai salah satu solusi untuk komunikasi dan administrasi data pribadi. Istilah kerennya:Personal Information Manager.

Infrastruktur Blackberry meliputi sebuah arsitektur client-server, satu protokol proprietas (buatan dan milik RIM) antaraclient dan server, dan suatu kumpulan dari smartphone buatan RIM. Sistem Operasinya juga menunjang Java (J2ME) dengan antarmuka khusus.

Hubungan di dalam jaringan melewati  GPRS/EDGE, UMTS, atau WLAN. Artinya: melalui jaringan internet yang sudah ada. Berlainan dengan PDA, pengguna Blackberry tidak perlu melakukan sinkronisasi data. Secara otomatis layanan akan dikirim oleh Blackberry Enterprise Server. Sistem Blackberry akan senantiasa diaktualisasi, selama ada hubungan aliasonline. Kiriman email akan meluncur secepat SMS, satu kali keliling dunia ditempuh dalam waktu seperdelapan detik! Data email akan dikerdilkan sehingga tidak ada yang besarnya melampaui 2 kByte’s. Data yang lebih besar dari itu akan diatur otomatis sehingga pengguna tidak akan menyadarinya. Misalnya data yang berekstensi pdf atau doc (office) dalam satuan Mbyte akan tetap terkirim dengan cepat kendati melalui GPRS.

Sistem Sandi Blackberry
Penyandian alias komponen pengaman Blackberry yang sulit ditembus itu adalah enkripsi AES (Advanced Encryption Standard) sebesar 256-bits. Transfer data antara pengguna dan server (di Inggris atau Kanada) selalu dienkripsi alias disandikan. Bahasa jelasnya: aman dan anti penyadapan!


Pembuatan kunci sandi berbasis random generator pada saat pertama aktifnya Blackberry. Kunci ini berlaku maksimal 30 hari, sampai ada pembaruan. Namun pengguna dapat membuat kunci sandi setiap saat lewat tombol paranoia. Pengguna dimungkinkan pula untuk membuat password yang sangat aman, yaitu sampai dengan 24 karakter. Password yang paling kompleks dan mustahil untuk di-crack itu seyogjanya disusun dengan kombinasi huruf case-sensitive (pembedaan huruf besar dan kecil), simbol, dan angka.

Pada mulanya dulu, awal tahun 2000-an, tujuan penggunaan Blackberry hanya untuk email. RIM mengembangkan sendiri semua standar program, hardware, dan sistem operasi Blackberry, sampai saat ini. Ciri khas lainnya adalah struktur sentral jaringan Blackberry. RIM mengembangkan lalu lintas email via Blackberry di seluruh dunia hanya lewat 2 sistem serversentral. Satu ada di Kanada yang melayani jaringan Blackberry untuk pengguna di Amerika Utara (Meksiko, AS, Kanada, sampai Alaska). Lokasi server sentral yang kedua ada di Inggris bagi lintas email negara-negara lainnya. Menurut RIM, server di Inggris itu tidak menyimpan data, melainkan meneruskannya ke server di Kanada. Sentral Blackberry yang sebenarnya.

Sebetulnya sistem email Blackberry yang tertutup rapat itulah salah satu alasan mengapa alat ini demikian populer. Terutama di kalangan pebisnis. Transaksi dagang dapat dilakukan bebas tanpa kemungkinan dibajak. Besar pajak bisa diakali tanpa khawatir dilihat oleh kantor pajak, misalnya. Atau kirim-mengirim berita-berita yang dianggap top secret oleh penggunanya. Fakta ini membuat Blackberry mengungguli para produsen smartphone pesaing seperti Nokia atau Apple. Pengguna Blackberry di dunia saat ini sudah tembus angka 40 juta!

Kontroversi
Layanan BlackBerry cukup banyak dipermasalahkan oleh para otoritas meski kasusnya mungkin berbeda-beda. Negara-negara yang mendesak RIM itu antara lain, India, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Pakistan dan Cina. Berbagai alasan disampaikan kepada RIM, yang cukup krusial adalah karena alasan ancaman bagi keamanan negara. Demikian pula India dan Libanon. Komisi Pemerintah Uni Eropa juga melarang penggunaan Blackberry bagi 32.000 pegawainya, dengan alasan keamanan. Hal yang sama juga dilakukan oleh pemerintah Jerman. Mengapa begitu?

Research in Motion (RIM) adalah perusahaan yang mengembangkan dan membuat Blackberry dengan caranya sendiri. Kendati alat ini mengirim dan menerima email melalui internet, namun disandikan demikian rupa supaya hanya bisa dibaca oleh pengguna tujuan. Menurut RIM, sistem enkripsi atau penyandian itu begitu canggih, sehinggasupercomputer pun butuh waktu miliaran tahun untuk menjebol kode sandinya.

Dengan kalimat lain, berita yang berseliweran keluar masuk dari dan ke Blackberry nyaris tidak bisa diketahui isinya. Apalagi dikontrol. Inilah alasan kuat melarang penggunaan Blackberry! Selain itu juga ada kecurigaan para kritikus Blackberry, jangan-jangan badan intelijen negara Inggris dan Kanada (sebagai lokasi server) secara diam-diam membaca data dan berita pengguna dari seluruh dunia! Kendati hal ini dibantah keras oleh RIM.

Menangggapi tekanan berbagai negara itu, RIM telah menyatakan siap untuk memblokir 3.000 situs porno bagi pengguna Blackberry di Kuwait. Arab Saudi telah minta agar RIM memblokir program untuk Berita Pendek dan / atauBreaking News. Di India RIM merencanakan untuk meletakkan server antara, sehingga pemerintah India dapat mengontrol lalu lintas data Blackberry.

Rencana Larangan di berbagai negara
Pemerintah India meminta RIM untuk bisa mengakses data serta melacak email yang dikirim atau diterima pengguna blackberry di India. Mereka khawatir layanan tersebut disalahgunakan oleh para militan dan menciptakan ketidakstabilan politik. Selama ini, kelompok gerilyawan berbasis Pakistan memang kerap berbagai layanan komunikasi yang sulit dipantau pemerintah India. Mereka menggunakan BlackBerry, telepon selular, serta percakapan lewat Google Talk dan Skype. Hingga kini pemerintah India belum sepakat dengan RIM.

Lain halnya dengan India, Pakistan meminta RIM umenutup akses ke situs jejaring sosial Facebook lewat layanan BlackBerry. Dewan Telekomunikasi Pakistanmengeluarkan permintaan itu setelah Pengadilan Tinggi Lahore melarang Facebook gara-gara ada kompetisi menggambar Nabi Muhammad yang disebarkan lewat Facebook

Ancaman penutupan BlackBerry dilancarkan pula oleh otoritas di Uni Emirat Arab. UEAmenuntut izin khusus mengakses data yang sudah terenkripsi di sistem BlackBerry. Seperti halnya India, UEA cemas BlackBerry dimanfaatkan untuk mengganggu keamanan negara, bahkan jadi alat mata-mata Israel.

Sedangkan di Indonesia, beberapa alasan unofficial yang disampaikan oleh menkominfo (dalam twitternya) mengenai rencana pemblokiran Blackberry RIM (sebagian servicesnya), antara lain :
  1. Data Pakar IT: ada 3 juta pelanggan RIM/BB di Indonesia. 2 jt resmi dan 1 jt black market.
  2. Dengan rata-rata menagih $ 7 USD/org/bulan. RIM menangguk pemasukan bersih Rp 189 Milyar/bln atau RP 2,268 Trilyun/thn. Uang rakyat Indonesia utk RIM
  3. RIM Tanpa bayar pajak sepeserpun kepada RI, tanpa bangun infrastruktur jaringan apapun di RI. Seluruh jaringan adalah milik 6 operator di Indonesia.
  4. Semua operator yg lain sudah menjalankan dan mematuhi UU dan peraturan RI, spt: bayar BHP frekuensi, pajak, rekrut tenaga kerja, CSR, membantu korban2 Merapi, korban Mentawai, korban Wasior, bencana2 lainnya dan blokir pornografi.

Dari apa yang disampaikan diatas, pasti akan menimbulkan kontroversi lagi dikalangan penggunanya. Perlu sikap bijak didalam mengambil keputusan dan juga yang menerima akibat dari keputusan tersebut. Pemerintah Indonesia tentunya tidak akan sembarangan untuk hal ini. Apapun keputusan yang dikeluarkan oleh pemerintah, mari kita ambil sisi positifnya. Mudah-mudahan para pakar IT Indonesia terdorong untuk menciptakan layanan yang sama seperti layanan Blackberry RIM, itu jika pemblokiran jadi dilaksanakan. Jika tidak, lanjutkan!

(dari berbagai sumber)

Minggu, 19 September 2010

Cyber City Indonesia : Sebuah Konsep

Seperti yang kita ketahui bersama, cyber city merupakan sebuah konsep mengenai kota modern yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi.  Konsep ini pada dasarnya merupakan konsekuensi dari meningkatnya kebutuhan masyarakat atas akses informasi dan komunikasi yang mudah dan cepat.

Sebenarnya apa Cyber City itu?  cyber city adalah sebuah konsep kota masa depan yang berbasis teknologi informasi tingkat lanjut. Sebuah kota dengan konsep Cyber City yang telah mapan akan menjadi sebuah kota yang terkoneksi di seluruh bidang. Berbagai kebutuhan masyarakat kota dalam dalam berbagai bidang, baik ekonomi, sosial, politik, pendidikan dan lain-lain tersaji dalam satu konsep yang saling berhubungan. Walaupun ujung-ujungnya konsep Cyber City sebenarnya adalah harapan  untuk dapat meningkatkan kualitas kehidupan warga sebuah kota.

Cyber city merupakan salah satu konsep kota modern berbasis teknologi informasi yang kini telah banyak diterapkan di sejumlah kota besar di seluruh dunia. Ini adalah konsekuensi logis dari meningkatnya kebutuhan masyarakat yang ingin mengakses informasi dan berkomunikasi dengan mudah dan cepat.

Contoh cyber city di Asia antara lain adalah kota Busan di Korea Selatan, Cybercity di Magarpatta yang merupakan  swasta terbesar Teknologi Software Park di India, dan Cyberjaya city di Malaysia. Semua Proses pengembangan umumnya dilakukan setelah mengagendakan program Cyber City,  pemerintah kota setempat memulainya dengan menjalankan konsep Cyber City secara perlahan dan terstruktur. Semua harus diawali dengan sosialisasi yang baik dan menyeluruh. Kemudian memperkenalkan apa tujuan besar dibangunnya cyber city kepada semua lapisan masyarakat. Setelah itu barulah mulai membenahi dan menyediakan infrastruktur pendukung konsep Cyber City tersebut sehingga ketika infrastuktur telah tersedia, dengan sendirinya konsep Cyber City sudah dapat berjalan sesuai harapan.


  
Gb.1. Cybercity di Magarpatta, India
  


Gb.2. Cyberjaya city, Malaysia

Bangsa Indonesia sudah waktunya mulai menerapkan konsep cyber city secara menyeluruh untuk memenuhi kebutuhan warganya dalam menggunakan teknologi informasi, seperti mengakses internet secara lebih luas, tidak lagi terbatas pada kalangan tertentu saja. Bagaimanapun juga bangsa Indonesia kini berada dalam abad informasi dimana setiap orang memiliki peluang yang sama untuk menjalin pergaulan secara luas baik nasional maupun internasional. Implementasi cyber city juga bisa membantu masyarakat dalam memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi. Dalam hal ini, masyarakat akan semakin pandai menggunakan internet dalam jumlah yang besar. Pemasangan hot spot Wi-Fi  di sejumlah tempat terbuka seperti taman-taman kota, tempat-tempat olahraga, lokasi bandara, pelabuhan, terminal bis, pusat-pusat perbelanjan modern dan tempat-tempat wisata lainnya akan semakin memudahkan masyarakat untuk beraktifitas secara lebih leluasa dalam satu waktu yang bersamaan.

Beberapa gambaran fakta di atas menunjukkan bahwa ke depan nanti sebagian besar masyarakat kota akan semakin bergantung pada teknologi informasi untuk menjalani berbagai aktifitasnya. Tolok ukurnya adalah kebutuhan masyarakat terhadap suatu pelayanan informasi dan komunikasi digital yang serba cepat, efisien dan efektif. Pola kerja dinamis seperti ini tidak sekedar menunjukkan gaya hidup orang modern tetapi sudah menjadi kebutuhan semua orang. Hal ini mirip seperti komunikasi ponsel dimana hampir semua kelas sosial masyarakat menggunakannya. Oleh karena itu, internet akan menjadi jendela dunia bagi masyarakat dalam suatu kawasan atau kota untuk saling bertukar informasi dan berkomunikasi dalam segala hal. Inilah ciri suatu pengembangan kota modern yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi dimana masyarakatnya dapat terlayani secara elektronik dan infrastruktur pendukungnya dapat saling terintegrasi dengan baik.

Beberapa kota besar di Indonesia sudah mulai mengembangkan konsep cybercity secara parsial. Kota Makassar misalnya, yang merupakan ibu kota provinsi Sulawesi Selatan, telah melakukan uji coba penggunaan perangkat pendukung internet nirkabel atau hot spot di kawasan pantai Losari sepanjang 1,2 Km tahun 2007 lalu. Dengan langkah ini diharapkan semakin banyak pengguna dan masyarakat tidak gagap lagi dengan teknologi informasi khususnya untuk mengakses internet. Di samping itu, keberadaan layanan akses internet gratis ini akan memancing minat wisatawan, baik mancanegara maupun domestik untuk berdatangan ke lokasi hot spot layanan internet gratis tersebut. Demikian juga para pebisnis dapat memanfaatkan internet gratis di ruang publik sehingga lambat laun pantai Losari akan menjadi salah satu daerah tujuan bisnis dan objek wisata yang diharapkan bisa semakin terkenal dalam skala nasional maupun internasional. Saat ini, pemerintah setempat sedang berupaya memasang puluhan bahkan ratusan access point atau titik akses internet di berbagai wilayah kota Makassar. Puluhan hot spot pun sudah terpasang di sejumlah hotel berbintang, mal, kampus dan instansi-instansi swasta dengan menggunakan teknologi Wi-Fi.

Sejumlah provider saat ini sudah mendapatkan izin pemerintah untuk menggunakan teknologi Wi-Max (Worldwide Interoperability for Microwave Access) yang memiliki daya jangkau hingga 50 Km dengan kecepatan transfer bisa mencapai 75 megabyte per detik dimana ribuan orang dapat mengakses internet dalam satu waktu sekaligus. Dengan teknologi Wi-Max ini sinyal internet akan dipancarkan melalui sebuah menara semacam terminal untuk layanan telepon seluler (Base Transceiver Station/BTS). Hal ini sangat mendukung berjalannya konsep cyber city di Indonesia.

Pemerintah juga sebenarnya telah berjanji untuk memberikan insentif kepada pengembang kawasan kota cyber dalam bentuk finansial maupun non finansial untuk menarik investasi dari dalam dan luar negeri.  Hal ini sejalan dengan penataan industri teknologi informasi saat ini yang difokuskan pada pembentukan unit kota cyber. Dalam pandangan pemerintah, konsep cybercity digambarkan sebagai kawasan dengan infrastruktur teknologi informasi yang memadai baik dari sisi konektivitas jaringan terpadu, kapasitas bandwidth, internet nirkabel dan kabel, dan infrastruktur serat optik mencukupi serta sarana pusat riset yang dikelola bersama perguruan tinggi dan swasta. Terakhir adalah semua pihak terkait harus sudah bersatu untuk membenahi segala sesuatunya, khususnya didalam melakukan pembenahan infrastruktur yang merupakan salah satu kelemahan kita didalam melakukan percepatan pembangunan di bidang teknologi informasi.  

Jumat, 20 Agustus 2010

IPTV vs TV Tradisional

Melanjutkan tulisan yang sebelumnya, sekarang mari kita lihat perbandingan untuk mengetahui perbedaan antara IPTV dan TV Tradisional, sebagai berikut :

Tabel : IPTV vs TV Tradisional 
Mudah-mudahan dapat memberikan gambaran bagi para pembaca.
Dan untuk melengkapi gambaran mengenai iptv, berikut sebuah video untuk  mengilustrasikan iptv :


sumber : worldcast.tv

Rabu, 18 Agustus 2010

Melihat Sekilas ke Masa Depan TV

onApakah Anda akan terkejut jika satu hari dalam waktu yang tidak begitu jauh,  Anda mungkin akan "berbicara" ke TV Anda untuk menceritakannya apa yang Anda ingin menonton, dan TV akan melayani anda,  terlepas dari apakah itu berasal dari kabel operator, penyedia internet, atau perpustakaan pribadi Anda.  Atau bahkan dengan jentikan jari Anda bisa bersenang-senang melihat pratinjau apa yang ada di TV dan memutuskan apa yang harus menonton dengan roda video yang memungkinkan Anda mencari melalui TV dalam antarmuka 3D ?

Bepergian dengan TV
Bagaimana hal gila itu bisa terjadi, kebanyakan dari kita saat ini menggunakan peralatan kuno, datar, membosankan, dengan panduan konten berbasis teks untuk melihat apa yang ada dan memutuskan apa yang akan kita menonton.  Atau  jika kita tahu apa yang kita ingin tonton tapi tidak tahu kapan / di mana acara itu akan bermain, sangat sulit untuk menggunakan keyboard pada layar yang dapat mengambil satu atau dua menit untuk memasukkan pencarian.  antaramuka TV dengan kemampuan remote kontrolnya  memilki standar yang jauh ketinggalan dan akan menjadi konyol dan tidak memadai untuk menampung banjir konten baru dari internet yang bisa  disampaikan langsung  ke TV.
Siapkah kita untuk menerima beberapa perubahan. Para ahli yang bekerja sama dengan mitra  dan pelanggan mereka mencoba untuk membuat antarmuka pengguna yang menggunakan grafis 3D, video visual / konten, dan navigasi gerakan dengan gerakan sentuhan remote kontrol yang juga mengintegrasikan keyboard untuk input teks dan mikrofon untuk mencari dengan suara Anda.  Bepergian dengan TV, dan menikmati kekayaan konten baru, akan menjadi jauh lebih mudah, dan lebih menyenangkan.


TV Terpadu
Bagi anda yang biasa di depan permainan dan telah memiliki akses ke internet konten di TV Anda hari ini,  Anda dihadapkan dengan pengalaman yang cukup mengisolasi.  Anda akan menjadi bingung pada saat harus meninggalkan "TV Anda"  untuk melihat browser internet-PC atau daftar film yang tersedia dari penyedia layanan video Anda. Kejadian ini memang tidak ada hubungan antara pengalaman siaran TV dan pengalaman internet Anda.  Sekarang coba anda bergerak dan berjalan untuk membayangkan masa depan yang jauh lebih cerdas di internet yang memahami apa yang Anda akan tonton di TV  dan mampu memberi Anda akses langsung ke informasi terkait, konten, dan layanan lain yang Anda sukai.  Contohnya informasi tentang aktor atau musik dalam pertunjukan, acara yang terkait atau film, atau bahkan permainan yang secara langsung terikat ke dalam pertunjukan. Atau bayangkan,  bahkan anda dapat menjangkau apa yang Anda tonton untuk mengetahui lebih lanjut tentang sesuatu yang spesifik - hanya dengan menunjuk ke lanskap dalam film untuk mengetahui lebih lanjut tentang lokasi atau menunjuk seorang atlet untuk melihat video menyorot terkait dan sejarah. Pengalaman seperti ini akan membawa kita bersama TV hari ini dengan internet dengan cara yang bermakna dan lebih personal - dan lagi, yang tidak kalah penting adalah lebih menyenangkan!

 (sumber video : youtube)

Berteman dan bersosial melalui TV
Apakah anda ingin melihat dan berbicara dengan seorang teman yang tinggal di seluruh negeri?, Atau berbagi klip video keluarga dengan Ibu, teman atau  bahkan pada musuh virtual pada game sepakbola fantasi sambil menonton permainan yang terpisahkan 1000 km  jaraknya,  masa depan TV akan memberi pengalaman sosial yang dapat dimainkan dalam berbagai tingkat interaksi yang diinginkan. Setiap keluarga, masyarakat dan teman-teman akan memiliki bentuk kelompok sendiri yang mereka sukai dan bisa berbagi bersama,  dengan teknologi baru, layanan ini akan mendorong sejumlah peluang untuk membawa mereka bersama-sama. Ini akan termasuk berbagi ruang virtual yang memungkinkan Anda untuk bergabung dengan teman-teman yang berjarak  km-an jauhnya. Jadi, anda bisa menonton tv, sambil shopping, hang-out dengan teman untuk berbagi kesukaan bersama,  membaca buku...hmm, apa lagi yang anda inginkan...?
Apa yang saya sebutkan diatas sebenarnya hanya untuk orang-orang yang berani berdiri sedikit keluar untuk membayangkan dan menggapai  kesempatan  membentuk masa depan TV yang menyimpan inti dari apa yang orang sukai dan kemudian membangun satu hal baru yang lebih canggih, lebih baik, lebih dari sekedar untuk memuaskan dan melengkapi keinginan saja.

Dan percayalah,  semua itu tidak akan terjadi dalam semalam. Tapi bukan tidak mungkin akan segera datang dalam waktu dekat, tentunya  dengan satu langkah dengan lompatan besar, atau jika sementara ini banyak orang yang membayangkan TV masa depan akan terjadi dalam 10 tahun atau lebih, tapi diluar yang kita sadari, sebenarnya masa depan itu sudah terjadi sekarang. Anda, saya, kita yang ada disini semua, yang memiliki keinginan-keinginan, adalah yang akan membantu dan memastikan semuanya itu bisa terjadi.

Selamat datang TV Masa Depan...

Jumat, 13 Agustus 2010

Glimmer of light in the dark

...........Dia adalah seorang pahlawan. Dia menjadi benteng bagi semua keluarga dan sesepuhnya. Dia membela setiap jengkal wilayah negaranya. Dia sangat disiplin menjaga amanah. Loyal terhadap segala apa yang dijunjungnya. Membela setiap kebenaran. Menghancurkan setiap angkara murka. 

Tapi, dia selalu hidup dalam kesendirian! Dia selalu memendam dan menekan setiap kecewa di dasar hatinya. Tak ada orang di sekitarnya yang diajaknya berbagi. Dia terlalu angkuh untuk bisa mengutarakan setiap perasaannya. Dia selalu menelan beban rasa bersalah dalam dirinya.......................



Dia adalah Tetuka....